Ketahui Tentang Persyaratan Telemedis

Ketahui tentang Pelayanan Telemedis

Telemedis merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan di Indonesia, khususnya untuk menghadapi pandemi yang masih terus melanda di Indonesia. Meskipun begitu, belum semua klinik dan rumah sakit menyediakan layanan ini, padahal keberadaannya sangat membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan tanpa perlu bertatap muka, tetapi tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Selain itu, kehadiran sistem telemedis klinik dan rumah sakit juga dapat menjadi jawaban untuk kemudahan mengakses pelayanan kesehatan. Apa saja yang perlu diketahui tentang telemedis? Berikut adalah penjelasan selengkapnya!

Tantangan yang Dihadapi Pengembangan Telemedis di Indonesia

Menurut Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) Republik Indonesia, sebenarnya telemedis perlu dikembangkan sebagai bentuk inovasi dalam bidang pelayanan kesehatan. Telemedis menjadi salah satu terobosan dalam bentuk transformasi digital di tengah pandemi COVID-19.

Meskipun begitu, Peneliti kesehatan dari Deloitte Luthfi Mardiansyah menyebutkan bahwa ada kendala yang masih perlu diselesaikan layanan telemedis agar dapat digunakan secara menyeluruh. Beberapa tantangan yang masih sering dihadapi seperti:

 

  • Keterbatasan infrastruktur digital, contohnya kecepatan internet yang mumpuni dan setara di seluruh wilayah Indonesia dan juga edukasi mengenai sistem telemedis yang masih terbatas.
  • Kebijakan yang menyeluruh, khususnya berupa panduan baku dan juga pelaksanaan telemedis yang terstandarisasi di seluruh Indonesia.
  • Lambatnya adopsi sistem telemedis, yang seharusnya dilakukan oleh praktisi kesehatan sejak lama, karena proses transformasi digital memakan waktu yang tidak sebentar.
  • Kekhawatiran akan keamanan data, karena seluruh konsultasi dan tindakan dilakukan secara online, sehingga masih ada masyarakat yang takut akan keamanan datanya.
  • Akurasi diagnosa menggunakan telemedis, masih ada pula yang mempertanyakan tingkat akurasi diagnosa tanpa tatap muka yang dianggap tidak sebaik diagnosa secara langsung.

 

Meskipun ada beberapa tantangan yang dihadapi, bukan berarti pemerintah tidak ikut turun tangan dalam mempermudah proses transformasi pelayanan kesehatan. Beberapa langkah konkrit yang dilakukan seperti proyek Palapa Ring untuk penyediaan infrastruktur digital, hingga kebijakan yang sedang disusun sebagai regulasi formal bagi layanan telemedis.

Kelebihan Sistem Telemedis yang Jarang Diketahui

Perlu Anda ketahui, sebenarnya kehadiran sistem telemedis rumah sakit dan klinik memiliki beberapa kelebihan. Sayangnya, masih banyak calon pasien yang belum menyadarinya. Beberapa kelebihan fitur ini antara lain:

  • Pasien dapat berkonsultasi lebih banyak mengenai keluhannya dan durasi konsultasi pun lebih panjang dibanding layanan tatap muka.
  • Dokter umum dan spesialis dapat memberi penjelasan yang lebih lengkap dan disertai dengan tautan informasi terkait keluhan atau penyakit sejenis kepada banyak pasien sekaligus.
  • Pasien juga dapat mempelajari tentang keluhan atau penyakit dari pasien lain sebagai referensi.
  • Layanan telemedis dapat dilakukan secara gratis, sehingga menguntungkan pasien.
  • Dapat dilakukan dari mana saja, sehingga pelayanan kesehatan dapat dinikmati dari manapun.

Kekurangan Sistem Telemedis yang Perlu Diketahui

Selain kelebihan yang cukup beragam, ada beberapa kekurangan sistem telemedis dibandingkan dengan praktik tatap muka. Beberapa kekurangan tersebut meliputi:

  • Pasien tidak mendapatkan perawatan atau pengobatan langsung, sehingga keluhan mendadak atau penyakit yang kambuh tidak dapat ditangani secara langsung.
  • SIstem telemedis hanya menyediakan konsultasi dengan hasil berupa saran atau informasi kesehatan yang umum, sehingga kurang cocok untuk penyakit yang spesifik.
  • Dokter yang bertugas tidak dapat memberikan keputusan atau diagnosa pasti terkait keluhan pasien, karena tidak melihat kondisi pasien secara langsung.
  • Pasien hanya dapat melaporkan kondisi subjektif yang dirasakan, bukan kondisi medis yang sesungguhnya, sehingga ada risiko diagnosa kurang akurat atau malah berlebihan.
  • Pasien harus tetap berkonsultasi ke dokter secara langsung untuk pemeriksaan tatap muka, agar dapat memastikan perawatan yang dibutuhkan pasien.
  • Situs atau blog yang menyediakan layanan telemedis belum tentu dikelola dengan baik, tidak diperbarui setiap waktu, atau bahkan kurang terpercaya.
  • Diragukannya kualifikasi dokter yang memberikan konsultasi dalam menjawab pertanyaan atau kasus sesuai spesialisasi yang dimiliki.

Itulah tadi berbagai hal yang perlu Anda ketahui terkait sistem telemedis di Indonesia, mulai dari tantangan yang dihadapi, kelebihan, dan juga kekurangannya. Jadi, dapat disimpulkan bahwa telemedis di Indonesia perlu dukungan yang lebih baik dari pemerintah dan edukasi secara konsisten untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dengan layanan ini.

Apakah informasi ini bermanfaat bagi Anda dan keluarga? Jika iya, jangan lupa untuk membagikannya agar lebih banyak yang mengetahui informasi penting ini. Temukan juga informasi kesehatan lainnya, hanya di AVIAT.Pradana

Similar Posts