Inilah Mengapa Sebaiknya RS Tidak Menunda Penerapan Business intelligence!

Inilah Mengapa Sebaiknya RS Tidak Menunda Penerapan Business intelligence!

Pelayanan kesehatan bukanlah salah satu bidang yang  dapat diremehkan, karena dapat berhubungan langsung dengan nyawa manusia. Dalam praktiknya, pengelolaan informasi menjadi komponen penting dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Sebagai contoh dalam peresepan obat, dokter akan mempertimbangkan berbagai informasi mulai dari data demografi pasien, gejala yang muncul, pengobatan yang sedang dijalani, alergi dan sebagainya.

Seiring dengan informasi kesehatan yang terus berkembang, kebutuhan akan pengelolaan informasi kesehatan di penyedia layanan kesehatan akan terus meningkat. Pada titik ini, metode pengelolaan informasi pelayanan kesehatan secara konvensional tidak lagi dapat mencukupi kebutuhan big data yang terus bertambah. Alasannya, karena pengelolaan informasi yang konvensional tidak cukup efektif dan terlalu berbelit atau tidak efisien. Hal ini juga mengakibatkan tingkat human error yang tinggi. Fasilitas penyedia layanan kesehatan dituntut untuk menemukan sistem pengelolaan informasi yang lebih efisien dan efektif guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Inilah Mengapa Sebaiknya RS Tidak Menunda Penerapan Business intelligence!

Solusi Pengelolaan Big Data Layanan Kesehatan

Business intelligence hadir sebagai solusi akan permasalahan dan kebutuhan akan pengelolaan data yang efisien dan akurat di masa sekarang. Ketika pengelolaan informasi secara konvensional tidak efisien dan menimbulkan beban pekerjaan yang menghabiskan banyak sumber daya karyawan dan waktu, penerapan business intelligence menawarkan solusi pengelolaan informasi yang cepat, praktis dan efisien lewat otomatisasi proses yang ditawarkan.

Penerapan business intelligence memungkinkan informasi kesehatan yang dimiliki rumah sakit dikelola secara efisien, praktis dan menyeluruh. Hal ini tidak hanya memudahkan akses atas semua informasi yang dibutuhkan dalam pelayanan, namun juga memudahkan tenaga medis melakukan analisis dan mengambil keputusan baik pada tingkat layanan maupun manajemen.

Penerapan business intelligence tidak hanya menciptakan akses data pasien dan perawatan secara realtime, namun juga berbagai informasi pendukung lainnya seperti  data klinis masa lalu dan berbagai informasi penting lainnya yang dapat mengarah pada hasil terbaik dengan tingkat human error yang diminimalisir. Manajemen juga dapat mengakses efektifitas layanan yang sedang berjalan secara praktis dan menyeluruh, sehingga memudahkan evaluasi dan perbaikan pelayanan di masa mendatang.

Perkembangan Business Intelligence

Kesadaran akan pentingnya pengelolaan informasi kesehatan yang baik nyatanya telah disadari oleh berbagai penyedia layanan kesehatan. Hal ini ditandai dengan semakin banyak penerapan business intelligence di berbagai fasilitas layanan kesehatan di dunia. Berdasarkan riset yang dilakukan oleh statistika, nilai pasar business intelligence diprediksi akan mengalami peningkatan dari US$14.9 miliar pada 2019 menjadi US$17.6 miliar pada 2024 secara global. Hal ini terbukti dengan peningkatan penerapan business intelligence yang sangat signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Data tersebut menjadi indikator nyata bahwa terjadi peningkatan kebutuhan yang sangat signifikan pada sektor bisnis terhadap teknologi software analitik yang dapat mendukung efisiensi dan kinerja aktivitas perusahaan. Fenomena tersebut juga terjadi pada bidang layanan kesehatan, dimana semakin banyak rumah sakit yang menerapkan business intelligence dalam memudahkan memudahkan kinerja petugas medis dan staf manajemen mengelola big data layanan kesehatan mereka. 

Urgensi Penerapan Business Intelligence

Di tengah situasi dimana ekspektasi akan layanan kesehatan masyarakat semakin meningkat, rumah sakit harus mencari cara untuk dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan mereka. Untuk mencapai tujuan tersebut, rumah sakit harus dapat mengelola informasi yang mereka miliki dengan optimal. Penerapan business intelligence menjadi solusi tepat untuk menggantikan metode pengelolaan konvensional yang tidak lagi solutif.

Dengan tren yang sedang terjadi, menunda penerapan business intelligence sama artinya dengan membiarkan kompetitor untuk mengambil langkah awal. Jika tidak segera meresponnya, bukan tidak mungkin Anda akan kalah bersaing dengan mereka yang telah mengambil keputusan sejak awal. Penerapan business intelligence harus segera menjadi salah satu kebijakan prioritas yang layak dipertimbangkan sebagai bagian dari langkah besar pengembangan layanan rumah sakit.

Penerapan business intelligence dapat dimulai melalui kerjasama dengan vendor profesional seperti AVIAT. Selain menyediakan teknologi business intelligence, AVIAT juga didukung oleh tim untuk memberikan pendampingan dalam proses penerapannya. Dengan demikian, adaptasi para petugas medis dan kesehatan serta tim manajemen rumah sakit terhadap teknologi baru, dapat dijalankan dengan lebih cepat dan efektif. 

Ingin mengetahui informasi lebih lengkap tentang AVIAT business intelligence? Hubungi tim marketing AVIAT untuk informasi selengkapnya! (Septiani)

Similar Posts