Farmasi dengan Mudah Menerima Order Obat Dari Dokter dengan Modul Prescription Order

Farmasi dengan Mudah Menerima Order Obat Dari Dokter dengan Modul Prescription Order

Anda sedang kesulitan menghadapi prescription order yang semakin kompleks pada rumah sakit yang dikelola? Saatnya Anda berkenalan dengan solusi terbaru ini!

Sudah waktunya industri kesehatan tanah air bertransformasi agar perkembangannya tidak ketinggalan dibandingkan negara lainnya. Salah satunya dengan meningkatkan kapabilitas dan juga efisiensi dari bagian farmasi rumah sakit.

Mengapa demikian? Karena prescription order yang diterima bagian farmasi sering kali mengalami banyak kendala yang perlu diselesaikan secepat mungkin agar efektivitas farmasi dapat terwujud.

Apakah Anda adalah salah satu dari banyak rumah sakit yang mengalami kendala tersebut? Berikut adalah solusinya yang perlu Anda terapkan sedini mungkin!

Masalah yang Dihadapi bagian Farmasi Rumah Sakit

Setelah sedikit dibahas di atas, Anda perlu mengetahui berbagai masalah yang paling sering dihadapi oleh bagian farmasi rumah sakit sebelum mengetahui solusi yang tepat.

Beberapa permasalahan tersebut meliputi:

1. Waktu tunggu penebusan prescription order yang lama

Waktu tunggu di bagian farmasi sudah menjadi rahasia umum, dan hal tersebut bukanlah hal yang baik bagi citra bisnis pelayanan kesehatan yang Anda kelola.

Merujuk pada Theory of Constraint (ToC) seperti yang dikemukakan oleh artikel yang dirilis oleh Universitas Airlangga, permasalahan ini umumnya terjadi akibat beberapa hal, yaitu:

  • Lambatnya sistem informasi rumah sakit, karena tidak menggunakan vendor yang tepat yang berakibat pada lambatnya konektivitas dengan bagian farmasi.
  • Perbedaan status stok obat, yang biasanya terjadi pada jumlah obat-obatan yang tercantum pada sistem dengan jumlah yang berada di ruang penyimpanan.
  • Jarak poli farmasi dengan dokter yang jauh, sehingga mengakibatkan sulitnya mobilisasi untuk menyerahkan resep yang telah ditulis dokter kepada apoteker yang bertugas.

Untuk itu, dengan adanya beragam masalah pada proses penebusan prescription order, diperlukan solusi berbasis teknologi untuk menyelesaikannya.

2. Staf farmasi yang kurang update dengan teknologi

Kemampuan sumber daya manusia yang memahami penggunaan teknologi pada bagian farmasi juga menjadi kendala tersendiri.

Kita masih banyak menemukan apoteker dan staf farmasi lainnya yang belum dilengkapi kualifikasi untuk mengakses sistem dengan cepat. Padahal kemampuan ini dibutuhkan agar efisiensi untuk penebusan prescription order yang lebih cepat dapat tercapai.

Hasilnya tentu saja akan berdampak signifikan pada pendapatan rumah sakit yang Anda kelola, karena tentunya Anda dapat melayani lebih banyak pasien yang membutuhkan obat-obatan untuk menunjang kesembuhannya.

3. Risiko kesalahan pemberian obat-obatan yang masih tinggi

Pernahkah Anda mendapat keluhan dari pasien yang merasakan gejala tambahan padahal sudah diberi obat-obatan? Bisa jadi hal tersebut diakibatkan kesalahan dalam pemberian obat-batan.

Tentunya hal tersebut dapat berakibat fatal, mulai dari terjadinya reaksi alergi atau bahkan kematian.

Oleh karena itu, permasalahan terkait kesalahan penebusan obat pada proses prescription order perlu diatasi, khususnya dengan dukungan teknologi yang dapat meminimalisir risiko human error.

Berkenalan dengan Modul Prescription Order pada Aplikasi SIMRS

Prescription order atau pesanan resep obat-obatan adalah sebuah dokumen yang menjelaskan permintaan dari dokter untuk menebus obat topikal dan non-topikal yang berguna untuk menunjang kesembuhan pasien.

Meskipun terlihat remeh, nyatanya proses prescription order di tanah air belum sempurna yang berakibat pada beberapa masalah yang telah disebutkan di atas.

Apakah ada solusi untuk mengatasinya? Tidak perlu khawatir, karena saat ini telah hadir modul prescription order yang dapat Anda gunakan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas bagian farmasi rumah sakit melalui integrasi pada aplikasi SIMRS.

Perlu Anda ketahui, modul prescription order ini dapat Anda temukan pada aplikasi SIMRS yang diluncurkan Aviat, sebuah vendor teknologi terkemuka dengan spesialisasi dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi bagi industri kesehatan tanah air.

Dengan adanya modul ini, Anda akan memperoleh beberapa manfaat, antara lain:

  • Tidak perlu lagi mengantar resep obat sendiri, karena resep akan dikirimkan secara otomatis dari ruang dokter ke bagian farmasi melalui sistem yang telah terintegrasi.
  • Meminimalisir risiko obat tidak tertebus, yang berpotensi menurunkan kualitas pelayanan kesehatan Anda karena pasien yang tidak mengkonsumsi obat-obatan yang dibutuhkan.
  • Mengetahui stok obat secara real time, karena apoteker dapat mengecek langsung stok yang tersedia dan memastikannya dengan cepat.

Jadi, sudah saatnya Anda beralih menggunakan modul prescription order agar bagian farmasi juga ikut merasakan transformasi digital.Tertarik untuk mengetahui lebih lanjut? Hubungi tim marketing Aviat sekarang juga! (Pradana)

Similar Posts