5 Contoh Penggunaan AI di Bidang Layanan Kesehatan
5 Contoh Penggunaan AI di Bidang Layanan Kesehatan

5 Contoh Penggunaan AI di Bidang Layanan Kesehatan

Artificial Intelligence pada beberapa tahun sebelumnya, hanya dapat dilihat melalui film-film science fiction. Mesin atau robot yang dapat berjalan secara otomatis dan melakukan tugas-tugas kompleks dengan cepat. Sekarang, semua itu telah dapat kita lihat secara langsung dalam berbagai aktivitas, termasuk dalam bidang layanan kesehatan. 

Perkembangan pesat teknologi digital dan algoritma mesin turut berkontribusi pada berbagai kreasi mesin kecerdasan di sektor kesehatan. Seperti apa penggunaan AI saat mendukung sistem layanan kesehatan? Jawaban selengkapnya ada di penjelasan di bawah ini!

Mempercepat Pengembangan Obat Baru

Obat-obat yang dapat kita konsumsi saat ini adalah hasil dari penelitian yang tidak murah. Dibutuhkan miliaran dolar untuk penelitian hingga menempatkan obat pada uji klinis, itupun kebanyakan hanya 10% yang berhasil dijual di pasaran. Itulah yang kemudian juga mendorong tren penggunaan AI dalam pengembangan obat baru. 

Salah satu contoh terobosan yang berhasil diwujudkan oleh teknologi AI terjadi pada tahun 2007. Robot AI bernama Adam ditugaskan oleh para peneliti untuk mendalami fungsi ragi. Dari milyaran titik data dalam database untuk hipotesis tentang 19 gen ragi, Adam berhasil memprediksi 9 hipotesis baru dan akurat. 

Meningkatkan Efisiensi Pelayanan Rumah Sakit

Berdasarkan sebuah studi tahun 2016 yang dilakukan terhadap 35.000 ulasan dokter, didapatkan data bahwa 96% dari total keluhan pasien, terkait dengan layanan. Pelanggan mengeluhkan akan prosedur yang rumit, dokumen yang membingungkan dan layanan petugas resepsionis atau administrasi yang membuat mereka kurang nyaman.

Bagian pelayanan pasien menjadi salah satu bidang yang ditargetkan agar menjadi lebih praktis dan menyenangkan dengan dukungan teknologi AI. Berbagai inovasi diciptakan untuk membantu staf rumah sakit agar dapat memproses data lebih banyak dan melayani pasien lebih cepat. Beberapa contoh diantaranya adalah Babylon Health, Spring Health dan One Drop yang membantu memproses layanan lebih cepat untuk pasien.

Mendukung Proses Operasi

Operasi masih menjadi tindakan medis yang paling rumit dan membutuhkan waktu paling lama. Terlebih lagi bagi pasien yang tinggal di daerah dengan jumlah fasilitas kesehatan lebih sedikit, harus mengantri lebih lama untuk operasi besar. Itulah mengapa teknologi AI juga banyak dikembangkan untuk mewujudkan robot yang dapat membantu proses operasi agar lebih cepat. 

Robot dilengkapi dengan berbagai komponen utama seperti lengan mekanik, instrumen bedah, dan kamera. Dokter bedah dapat mengendalikan lengan mekanis robot dan melakukan proses operasi melalui komputer dengan panel kendali. Kamera pada robot akan memberikan gambar tiga dimensi yang diperbesar dan memudahkan dokter untuk melihat hingga bagian-bagian mikro. Beberapa contoh robot yang dimanfaatkan untuk mendukung proses operasi adalah Vicarious Surgical, Auris Health, dan The Accuray CyberKnife System. 

Mengelola Data Medis

Data medis juga menjadi salah satu perhatian utama, mengingat posisi layanan kesehatan sebagai salah satu basis data besar. Kesulitan pencarian data pasien atau bahkan kehilangan rekam medis masih sangat rentan terjadi. Padahal data tersebut bisa sangat berpengaruh bagi keberhasilan penanganan dan pengobatan pasien. 

Kemampuan teknologi AI dalam menghubungkan titik data lebih cepat, menjadi sangat penting untuk memberikan dukungan di bagian ini. Analisis data rekam medis pasien dapat dilakukan lebih cepat untuk merumuskan rencana penanganan yang paling efektif dan efisien. 

Meningkatkan Akurasi Diagnosa Penyakit

Kesalahan dalam menulis catatan dapat dikoreksi dengan penghapus, tapi kesalahan diagnosa penyakit? Nyawa dapat menjadi taruhannya! Buktinya, 10% dari seluruh kematian di Amerika Serikat pada tahun 2015 diakibatkan oleh kesalahan diagnosa. Itulah sebabnya, masalah ini menjadi salah satu perhatian penting dalam pengembangan AI untuk layanan kesehatan. 

Teknologi AI bahkan bukan hanya diupayakan untuk memperkecil potensi kesalahan diagnosis, tapi juga mempercepatnya. Tujuannya agar petugas medis dapat menyelamatkan nyawa lebih banyak pasien dengan penanganan yang lebih cepat. Berikut adalah beberapa contoh alat yang berhasil menerapkan prinsip tersebut:

  1. PathAI membantu ahli patologi untuk menghasilkan diagnosis yang lebih akurat bagi pasien kanker sekaligus mengembangkan metode untuk perawatan medisnya.
  2. Buoy Health menggunakan algoritma untuk melakukan diagnosa terhadap pasien dan sekaligus menyusun konsep pengobatan yang diperlukan.

Apakah teknologi AI seperti di atas sudah tersedia di Indonesia? Iya. AVIAT AI for Health sudah hadir di Indonesia untuk mendukung bagian radiologi dan membantu dokter menghasilkan diagnosa lebih cepat dan akurat. Anda dapat menghubungi tim marketing AVIAT untuk informasi lebih lengkap tentang fitur-fitur canggihnya! (Pradana)

Tinggalkan Balasan