3 Tren Penggunaan AI pada Sektor Kesehatan yang Perlu Anda Tahu
3 Tren Penggunaan AI pada Sektor Kesehatan yang Perlu Anda Tahu

3 Tren Penggunaan AI pada Sektor Kesehatan yang Perlu Anda Tahu

Sebenarnya topik tentang penggunaan Artificial Intelligence (AI) untuk bidang layanan kesehatan sudah muncul sejak bertahun-tahun lalu. Namun, pandemi Covid-19 yang terjadi pada tahun 2020 membuat topik ini semakin penting. Khususnya ketika perawatan medis di berbagai belahan dunia menjadi begitu terbatas dengan interaksi antara petugas kesehatan dan pasien. 

Permintaan untuk instalasi teknologi AI atau kecerdasan buatan bagi sistem rumah sakit mengalami peningkatan yang signifikan. Kecerdasan buatan bukan lagi sesuatu yang asing, namun sebaliknya menjadi sesuatu yang banyak dicari dan memunculkan tren baru. Anda akan memahami secara lebih jelas melalui ulasan di bawah ini. Berikut ini adalah tiga tren penggunaan AI di bidang layanan kesehatan!

Kecerdasan Buatan untuk Melawan Pandemi

Di tengah kepanikan atas pandemi Covid-19 yang merenggut jutaan nyawa dan memporak-porandakan perekonomian, pada ahli di bidang kesehatan terus memutar otak. Sebagian mereka berusaha berkontribusi langsung pada proses penanganan pasien, sebagian lainnya melakukan penelitian untuk mewujudkan solusi. Berbagai alternatif yang potensial dicoba demi bisa meringankan beban akibat pandemi, termasuk pemanfaatan AI.

Kondisi yang sangat membatasi interaksi antara pasien dengan para petugas medis, pada akhirnya memposisikan AI sebagai solusi yang efektif. Mesin AI dimanfaatkan untuk menjalankan tugas untuk membuat diagnosis dan tugas administratif yang pada akhirnya membantu mengurangi interaksi langsung tersebut. 

Teknologi AI juga banyak dimanfaatkan untuk melacak penyebaran virus dan mendukung berbagai pengujian. Hasil dari vaksinasi juga didukung pelacakannya sehingga mempercepat proses analisa para peneliti. Dengan proses yang lebih cepat dan praktis, vaksin juga semakin cepat diproduksi.

Peningkatan Permintaan AI

Tren penggunaan AI yang semakin meningkat juga terlihat dari laporan The State of Healthcare Automation dari Sage Growth Partners. Mereka menyatakan bahwa dari tahun 2019 ke 2020, terjadi peningkatan permintaan AI dari 53% menjadi 90%. Tentu saja itu adalah angka peningkatan yang cukup besar untuk berjalan dalam waktu satu tahun.

Seiring dengan peningkatan permintaan AI, ketertarikan para investor pun juga semakin tampak. Mereka memberikan perhatian yang lebih besar hingga pendanaan AI untuk perawatan kesehatan mencatatkan rekornya. Secara global, perusahaan penyedia teknologi AI mengumpulkan pendapatan hingga $2,5 miliar hanya pada kuartal pertama tahun 2021. 

Pemanfaatan AI sebagai Layanan

Penggunaan AI dalam bidang layanan kesehatan dianggap sebagai salah satu investasi karena mampu memberikan keuntungan di periode-periode berikutnya. Pengelola layanan kesehatan yang berharap Return of Investment (ROI) lebih cepat, umumnya akan berusaha untuk menerapkan teknologi di bidang-bidang yang paling urgent. Dengan begitu diharapkan bahwa pemanfaatannya cukup intens sehingga memberikan keuntungan semakin besar.

Salah satu bagian yang potensial untuk didukung dengan AI adalah bidang radiologi. Hal ini dikarenakan fasilitas untuk layanan ini masih tergolong terbatas di Indonesia. Khususnya di daerah-daerah yang jauh dari kota besar, harus mengantre dan membuat janji terlebih dulu untuk mendapatkan giliran pelayanan. Padahal sebagian besar pasien menderita penyakit serius yang dapat berakibat fatal jika terlambat ditangani.

Pemanfaatan AI di bidang radiologi dapat memberikan berbagai manfaat antara lain:

  1. Kecepatan pelayanan petugas, karena sebagian prosesnya telah didukung oleh sistem otomatis dari mesin AI. Dengan proses yang lebih cepat, penyedia layanan kesehatan dapat menangani lebih banyak jumlah pasien setiap harinya. 
  2. Laporan yang dihasilkan dengan dukungan mesin AI lebih rinci dan akurat. Dokter akan lebih mudah untuk menganalisanya dan kemungkinan kesalahan analisa menjadi semakin kecil. 

Bahkan ada juga teknologi AI yang bermanfaat pada peningkatan efektivitas pembiayaan, seperti AVIAT AI for Health. Dengan lebih banyaknya pasien yang dapat ditangani setiap harinya oleh bagian radiologi, biaya operasionalnya pun dapat semakin efektif, karena diimbangi dengan pendapatan yang lebih besar. 

AVIAT AI for Health dapat memberikan berbagai manfaat tersebut bagi layanan radiologi karena menggunakan teknologi AI yang sudah teruji kualitasnya. Selain diakui secara internasional, teknologi yang digunakan juga sudah banyak diterapkan pada layanan kesehatan di negara-negara maju. Dengan menerapkannya, rumah sakit dapat mengoptimalkan layanan radiologinya dan memberikan penanganan lebih cepat bagi para pasien-pasien prioritas. 

Anda dapat menghubungi tim marketing AVIAT untuk informasi selengkapnya! (Pradana)

Tinggalkan Balasan